follow

< script type="text/javascript" src="https://cdn.pushassist.com/account/assets/psa-swamedikasikesehatan.js" async>< /script>

Followers

follow

Showing posts with label Swamedikasi kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Swamedikasi kesehatan. Show all posts

Tuesday, May 21, 2019

6 Tips Mengatasi Flu dan Pilek Tanpa Obat di Rumah

6 TIPS MENGATASI FLU DAN PILEK TANPA OBAT DI RUMAH



Flu atau Influenza adalah penyakit gangguan saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh Influenza virus. Sedangkan, Pilek biasa disebut juga hidung berair atau berlendir  merupakan gangguan pada saluran pernapasan atas dibagian kelenjar atau mukosa hidung, dimana hidung akan mengeluarkan cairan lendir atau ingus secara terus-menerus. Ada ratusan virus yang dapat menyebabkan pilek akan tetapi umumnya pilek disebabkan Rhinovirus.
Flu dan pilek sering terjadi bersamaan, selain itu cara penularan flu dan pilek hampir sama yaitu bisa tertular dari orang yang terinfeksi virus melalui bersin atau batuk yang tidak sengaja terhirup. Akan tetapi berbeda dari pilek, flu yang berkelanjutan bisa berkembang menjadi penyakit Pneunomia atau bisa disebut juga paru-paru basah, dimana merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru-paru yang menyebabkan kantung udara dalam paru kita meradang dan membengkak sehingga paru-paru dipenuhi dengan air atau cairan lendir.

Flu dan pilek termasuk penyakit yang dapat sembuh sendiri apabila memiliki daya tubuh yang kuat, sedangkan orang dengan daya dahan tubuh lemah akan mudah diserang oleh virus bahkan bisa menyebabkan komplikasi. Flu dan pilek biasanya akan sembuh dengan sendirinya selama 1-2 minggu baik mengunakan obat atau tanpa menggunakan obat.

Meskipun flu dan pilek dapat sembuh sendiri, kita pasti menginginkan agar flu dan pilek cepat sembuh sehingga tidak menggangu aktifitas sehari-hari kita.

Berikut ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi flu dan pilek:
  1. Berstirahat yang cukup.
  2. Meningkatkan asupan gizi dengan cara makan makanan protein dan kalori yang tinggi, serta makan sayur dan buah.
  3. Kurangi makanan yang pedas dan berminyak dan kurangi minuman dingin atau es.
  4. Minum air putih yang banyak.
  5. Berhenti atau kurangi rokok.
  6. Hindari paparan debu atau asap.
  7. Gunakan tisu atau sapu tangan ketika bersin-bersin.

Selain beberapa cara diatas, kita juga bisa menggunakan beberapa cara berikut yang dapat kita lalukan di rumah tanpa menggunakan obat untuk mengatasi flu dan pilek.

1. Rimpang Jahe

Siapkan rimpang jahe yang sudah dibersihkan sebesar ibu jari, diulek sedikit, kemudian direbus dengan dua gelas air + sedikit gula aren (bila perlu) sampai mendidih, lalu disaring dan diminum  selagi hangat.
Dapat diminum 1 sampai 3 kali sehari.

Hati-hati bagi pederita maag karna jahe memiliki rasa yang pedas dan dapat meransang lambung.

2. Jeruk Nipis 

Siapkan satu buah jeruk nipis, diiris lalu diperas, dicampur dengan sedikit gula dan air panas, kemudian diaduk rata.
Dapat diminum 1 sampai 3 kali sehari.

Perhatian: tidak dianjurkan bagi penderita sakit maag karna kandungan asam yang tinggi dari jeruk nipis.

3. Menghirup Uap Air Panas

Menghirup uap air panas menggunakan mangkuk atau gelas untuk mencairkan sekresi hidung yang kental supaya mudah dikeluarkan. Selain itu kita bisa menaambahkan satu sendok teh balsam/minyak atsiri untuk membantu membuka sumbatan saluran pernapasan.


4. Madu

Untuk mencegah iritasi dan melegahkan tenggorokan agar tidak kering.
Larutkan 1 sendok teh madu kedalam air panas, minum ketika hangat.
Dapat diminum 2 sampai 3 kali sehari. 

5. Teh Hijau atau Teh Hitam

Cocok untuk mengatasi hidung tersumbat.
Siapakan daun teh kering secukupnya, kemudian direbus dengan 2 gelas air (dapat ditambahkan 1 sendok gula) sampai mendidih. Lalu disaring dan diminum ketika sudah hangat.
Dapat diminum 3 kali sehari.

6. Bawang putih.

Untuk mencegah hidung tersumbat.
Siapakan 1 atau 2 buah bawang putih yang telah dikupas, iriskan kecil-kecill lalu tambahkan kedalam sayur atau sup. Gunakan ketika kita makan nasi. 
Dapat digunakan 1 sampai 3 kali sehari.

Demikian beberapa cara dan tips yang dapat kita lakukan dirumah untuk mengatasi flu dan pilek. Apabila setelah melakukan pengobatan selama seminggu  tidak mengalami perubahan dan malah bertambah parah, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

“AYO HIDUP SEHAT”

Baca Juga: Swamedikasi Pilek

Baca Juga: 9 Tips Ampuh mengatasi Batuk Tanpa Menggunakan Obat


Thursday, April 25, 2019

Mengenal Tanda Obat dan Golongan Obat

Mengenal Tanda Obat dan Golongan Obat

Baca Juga: Swamedikasi Batuk

Tidak semua obat yang beredar di apotek atau di klinik dapat kita beli dan gunakan untuk Swamedikasi atau Penggobatan sendiri. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita membeli obat di apotek yaitu tanda yang terdapat pada kemasan obat dan golongan obat. Hal ini dianggap sangatlah penting untuk menghindari penyalagunaan dan pengunaan obat yang tidak tepat. Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui tentang hal ini. Tanda dan golongan obat tersebut sebagai berikut :

Obat Bebas 

Obat bebas merupakan obat yang dijual bebas di pasaran dan bisa dibeli tanpa resep dokter. Pada obat bebas terdapat tanda khusus lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam.



Obat Bebas Terbatas 

Obat bebas merupakan adalah obat yang dijual bebas dan bisa dibeli tanpa menggunakan resep dokter, dan disertai dengan tanda peringatan. Pada obat bebas terbatas tedapat anda khusus berupa lingkaran berwarna biru dengan garis tepi hitam.


Khusus  pada obat bebas terbatas terdapat tulisan peringatan-peringatan seperti:
P1: Awas! Obat Keras! Baca Aturan Pakainya.
P2: Awas! Obat Keras! Baca Aturan Pakainya.
P3: Awas! Obat Keras! Hanya untuk Bagian Luar Tubuh.
P4: Awas! Obat Keras! Hanya untuk Dibakar.
P5: Awas! Obat Keras! Tidak Boleh Ditelan.
P6: Awas! Obat Keras! Obat Wasir, Jangan Ditelan.

 Obat Keras 

Obat keras adalah obat yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. Obat keras memiliki tanda khusus huruf K dalam lingkaran bulat merah dengan garis tepi berwarna hitam.
Obat keras dibedakan menjadi beberapa golongan, yaitu Obat Wajib Apotek (OWA) obat keras yang dapat diserahkan apoteker tanpa resep dokter (cth. Antalgin), Obat G merupakan obat keras yang dapat diserahkan dengan resep dokter (cth. Ciprofloksasin), dan Obat Psikotropika dimana obat-obatan jenis ini memengaruhi susunan sistem saraf pusat, sehingga bisa menimbulkan perubahan pada mental dan perilaku orang yang mengonsumsinya. Maka dari itu, obat psikotropika hanya bisa dikonsumsi di bawah pengawasan dokter.

Obat Narkotika 

NARKOTIKA

Obat Narkotika merupakan obat yang bisa menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran serta hilangnya rasa, juga mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. Obat ini berasal dari tanaman atau bukan tanaman dan bisa dari sintetis maupun semi sintetis. Cth. Kodein dan morfin.


Setiap obat memiliki tanda khusus untuk mudah dikenali. Hal ini sangat membantu kita untuk memilih obat secara tepat aman untuk di konsumsi. 
Maka dari itu, sebelum melakukan swamedikasi atau pengobatan sendiri biasakan diri untuk terlebih dahulu memeriksa golongan obat sebelum dibeli dan dikonsumsi.


"AYO HIDUP SEHAT"

Baca Juga: Swamedikasi atau Pengobatan Sendiri